Jakarta · Kamis, 10 September 2026Cari
WargaKonoha

Airlangga Sebut Saldo Rp50 Ribu Rekening Warga dari APBN: Dana Rp11 T

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa saldo awal rekening masyarakat sebesar Rp50 ribu akan dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Berdasarkan perhitungannya, dengan asumsi 200 juta penduduk yang memiliki rekening, total kebutuhan dana mencapai sekitar Rp11 triliun. Airlangga menjelaskan bahwa alokasi anggaran ini masih dalam tahap pembahasan dan akan diterapkan secara bertahap. Menurutnya, tidak semua anggaran akan disalurkan sekaligus, sehingga perlu dilakukan pembahasan lebih lanjut terkait alokasinya di APBN.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa kemungkinan pendanaan dari APBN masih dalam pembahasan. Ia menyatakan bahwa pemerintah memiliki cadangan anggaran belanja yang dapat digunakan untuk membiayai program ini. Purbaya menilai bahwa biaya Rp50 ribu dikali jumlah penduduk tidak terlalu besar dan masih dapat ditampung dalam cadangan belanja negara yang selalu tersedia.

Pemerintah berencana memberikan dana awal Rp50 ribu kepada warga melalui rekening yang dibuka di bank BRI dan BSI. Pembukaan rekening dilakukan secara otomatis berdasarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dengan memanfaatkan data Dukcapil. Rekening akan diberikan kepada warga yang telah memasuki usia 17 tahun dan memiliki KTP. Airlangga menjelaskan bahwa begitu seseorang berusia 17 tahun, mereka akan otomatis mendapatkan KTP dan rekening koran.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait