Rp11 Triliun APBN Disiapkan untuk Saldo Rekening Masyarakat, Ini Penjelasan Purbaya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah berencana menggunakan APBN untuk memberikan saldo awal rekening bank bagi masyarakat guna meningkatkan inklusi keuangan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa pendanaan ini memungkinkan diambil dari cadangan belanja pemerintah, dengan estimasi saldo awal sebesar Rp50 ribu per rekening.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memperkirakan total kebutuhan anggaran mencapai Rp11 triliun untuk mencakup sekitar 200 juta penduduk. Program ini akan melibatkan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) dan PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) sebagai penyedia rekening. Meski demikian, angka tersebut belum final dan masih menunggu keputusan resmi pemerintah terkait mekanisme penganggarannya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 17.18
Warga 17 Tahun RI Dapat Rekening Plus Saldo Rp50 Ribu, Dana dari APBN
CNN Indonesia · 8 September 2026 pukul 11.31
Alasan Prabowo Ingin Penduduk RI Punya Rekening Koran di Bank
Detik.com · 10 September 2026 pukul 05.55
BRI & BSI Dapat Tugas Siapkan Rekening Warga RI, yang Sudah Punya Gimana?
Detik.com · 9 September 2026 pukul 20.47
Kapan Pembukaan Rekening buat Masyarakat Dimulai? Ini Jawabannya
Berita terkait
Prabowo Perintahkan Himbara Buatkan Rekening untuk Semua Warga RI
CNN Indonesia · 7 September 2026 pukul 22.00
Rekening Massal 200 Juta Warga Bakal Diisi Rp50 Ribu, Pemerintah Siapkan Rp11 Triliun
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 02.17
Pemerintah Siapkan Rp11 Triliun untuk Buka Rekening 200 Juta Masyarakat
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 21.15
Biayai Kopdes, BNI (BBNI) Optimis Proyek Minim Risiko Kredit Macet
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 19.30