Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Airlangga Sebut VOC Perusahaan Tercatat Pertama di Bursa

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) adalah perusahaan tercatat pertama di dunia. Pernyataan ini ia sampaikan dalam acara peringatan 49 tahun diaktifkannya kembali Pasar Modal Indonesia di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, pada Senin (10 Agustus 2026). Airlangga menjelaskan bahwa VOC, sebagai perusahaan Belanda yang bergerak di bidang perdagangan di kawasan Asia, memiliki peran historis dalam pembentukan bursa saham Indonesia yang awalnya didirikan oleh Belanda dan diresmikan kembali oleh Presiden Soeharto pada tahun 1977.

Ia memperkirakan bahwa jika dikonversi dengan kapitalisasi pasar saat ini, VOC bernilai sekitar US$7 triliun hingga US$8 triliun, atau setara dengan Rp124.733 triliun dengan asumsi kurs Rp17.819. Perhitungan ini mencakup berbagai komoditas asal Indonesia yang diperdagangkan oleh VOC selama tiga abad. Selain itu, Airlangga menekankan kontribusi VOC yang signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Belanda selama abad ke-16 hingga ke-19, dengan data menunjukkan GDP per kapita tertinggi di Belanda pada masa tersebut.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait