Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Perusahaan Terbesar di Dunia Tebar Dividen Malah Jadi Petaka

Vereenigde Oost-Indische Compagnie (VOC), yang diakui sebagai perusahaan publik pertama di dunia, pernah menyebabkan krisis pasar akibat pembagian dividennya. VOC mulai menjual saham pada Agustus 1602 dengan 1.143 orang investor di Bursa Efek Amsterdam. Pada April 1610, VOC membagikan dividen pertamanya sebesar 75% dari nilai nominal saham, namun tidak dalam bentuk uang tunai melainkan komoditas rempah-rempah seperti lada dan pala. Banyak investor menjual kembali rempah-rempah tersebut di pasar Amsterdam, menyebabkan pasokan melonjak dan harga rempah-rempah anjlok drastis. Akibatnya, direksi VOC mengubah mekanisme pembagian dividen sejak 1623 untuk menggabungkan uang tunai dan komoditas. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa nilai pasar VOC jika dihitung dengan nilai hari ini mencapai US$7-8 triliun. Setelah perubahan mekanisme, VOC membagikan dividen setiap dua hingga enam tahun sekali.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait