Akhir Agustus 2026, 100 Unit Sekolah Rakyat Mulai Aktif
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah akan mengoperasikan 50 hingga 100 unit bangunan baru program Sekolah Rakyat pada akhir Agustus 2026, setelah perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyatakan bangunan yang telah selesai akan beroperasi di berbagai wilayah Indonesia. Konsep sekolah rintisan diterapkan agar proses belajar mengajar tidak terganggu menunggu pembangunan gedung permanen yang membutuhkan waktu sekitar satu tahun. Program ini bertujuan menekan angka putus sekolah anak-anak dari keluarga prasejahtera. Di wilayah Banten, pemerintah akan menghadirkan dua sekolah baru dan enam sekolah dengan format rintisan serupa. Menteri Sosial Saifullah Yusuf menargetkan lebih dari 150.000 siswa dari kota dan kabupaten di Indonesia masuk program Sekolah Rakyat pada 2027.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 9 Agustus 2026 pukul 10.35
Seskab Sebut 100 Sekolah Rakyat Baru Siap Beroperasi
ANTARA News · 8 Agustus 2026 pukul 21.30
Seskab Teddy motivasi siswa Sekolah Rakyat berani bermimpi besar
CNN Indonesia · 8 Agustus 2026 pukul 17.40
Mensos Targetkan 150 Ribu Anak Masuk Sekolah Rakyat pada 2027
CNN Indonesia · 8 Agustus 2026 pukul 15.03
Seskab Teddy: Anak Putus Sekolah Berani Mimpi Besar di Sekolah Rakyat
Berita terkait
1 Tahun Sekolah Rakyat, Lulusannya Siap Bersaing di Dunia Kerja
Detik.com · 29 September 2026 pukul 16.15
Sekolah Rakyat Kabupaten Bekasi Jadi Solusi Strategis Atasi Putus Sekolah
Media Indonesia · 7 September 2026 pukul 14.46
Abu Anak Krakatau Menyebar, Ini Arahan Pemerintah untuk Sekolahan
CNBC Indonesia · 6 September 2026 pukul 16.46
Pemerintah Masih Punya PR untuk Tingkatkan Pengetahuan Masyarakat, Sekolah Rakyat Tidak Cukup
JawaPos · 5 September 2026 pukul 19.30