Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Mensos Targetkan 150 Ribu Anak Masuk Sekolah Rakyat pada 2027

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menargetkan sedikitnya 150.000 anak mengikuti program Sekolah Rakyat pada 2027. Saat ini, 165 bangunan Sekolah Rakyat telah beroperasi dan menampung sekitar 43.000 siswa. Target itu disebut dapat tercapai jika pembangunan fasilitas di berbagai kota dan kabupaten selesai sesuai rencana. Pernyataan itu disampaikan Gus Ipul saat peresmian Sekolah Rakyat Rintisan di Kawasan Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug, Kabupaten Tangerang, Banten, Sabtu (8/8). Setiap unit Sekolah Rakyat diproyeksikan menampung sekitar 2.000 peserta didik. Untuk memperluas jangkauan, Kementerian Sosial akan memperbanyak Sekolah Rakyat Rintisan.

Program ini menyasar anak-anak dari keluarga prasejahtera, termasuk anak putus sekolah dan masih berada di jalan. Gus Ipul mengakui proses perekrutan tidak mudah karena pendamping harus mencari keberadaan anak-anak sasaran hingga 24 jam sebelum mengajak mereka mengikuti pendidikan. Ia menyebut hal ini mendapat perhatian khusus dari Presiden dan berharap bisa ditindaklanjuti di setiap daerah.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan pemerintah menyiapkan 100 bangunan baru Sekolah Rakyat pada 2026. Bangunan baru itu disebut lebih besar, lebih layak, dan lebih memadai. Program Sekolah Rakyat merupakan salah satu upaya pemerintah menekan angka putus sekolah, khususnya bagi anak dari keluarga prasejahtera. Anak-anak yang belum mendapat pendidikan layak akan disekolahkan serta mendapat penginapan, makan, kesehatan, ilmu, dan perlengkapan yang baik di sekolah.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait