Akses Modal Dibuka, DKI Beri Pembiayaan Buat Pedagang Kramat Jati
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9337690/original/021719500_1788252821-IMG_4218.jpg)
Ratusan pedagang di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, mendapat akses pembiayaan dari Bank Jakarta melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Non-KUR. Menurut Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, pembiayaan ini bertujuan untuk membantu para pedagang memenuhi kebutuhan modal kerja dan mengembangkan usaha. Rano menekankan bahwa pendampingan dan literasi keuangan juga penting agar pembiayaan dapat dikelola secara berkelanjutan. Bank Jakarta telah menyalurkan pembiayaan kepada 167 pedagang sebesar Rp 48 miliar dari lebih dari 5.000 pelaku usaha di pasar tersebut.
Direktur Utama Bank Jakarta Agus H. Widodo menjelaskan bahwa pembiayaan diberikan melalui dua skema. Skema KUR menawarkan plafon hingga Rp 100 juta tanpa jaminan, sementara skema Non-KUR memberikan pembiayaan hingga Rp 500 juta dengan lapak dagangan sebagai jaminan. Bunga yang dikenakan untuk kedua skema tersebut sekitar 10% per tahun.
Agus menyatakan bahwa keberhasilan pembiayaan tidak hanya diukur dari besarnya kredit yang disalurkan, tetapi juga dari peningkatan omzet usaha, pembukaan lapangan kerja, dan perkembangan UMKM. Bank Jakarta berkomitmen untuk terus mendekatkan layanan perbankan kepada para pedagang agar tidak perlu repot mencari layanan keuangan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 1 September 2026 pukul 14.58
Pembiayaan Bank Jakarta Dorong Usaha Pedagang Kramat Jati, Keuntungan Naik hingga 4 Kali Lipat
VOI · 1 September 2026 pukul 14.09
Bank Jakarta Salurkan Kredit Rp48 Miliar ke Pedagang Pasar Induk Kramat Jati, Rano Karno: Kita Perluas Akses Pembiayaan
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 13.35
OJK Kembangkan Credit Scoring Alternatif untuk Buka Akses UMKM
Berita terkait
DPR RI Dorong Skema Pembiayaan Khusus Sektor Kreatif dan UMKM di Bali
JPNN.com · 29 Agustus 2026 pukul 18.58
Kinerja Solid Jadi Landasan Bank Sampoerna Dorong Pertumbuhan UMKM
SINDOnews · 28 Agustus 2026 pukul 21.53
Bank Indonesia Ungkap Kredit Swasta Belum Kencang, Ini Alasannya
Liputan6.com · 28 Agustus 2026 pukul 17.24
Dongkrak Daya Saing, Begini Jurus BPD Perkuat UMKM RI
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 16.02