OJK Kembangkan Credit Scoring Alternatif untuk Buka Akses UMKM
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengembangkan sistem pencocokan kredit (credit scoring) alternatif yang memanfaatkan data digital untuk memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Salah satu model yang sedang dikembangkan adalah digitalisasi ekosistem sapi perah di Jawa Timur melalui Enterprise Resource Planning (ERP), yang membantu mencatat aktivitas usaha secara terstruktur sehingga menghasilkan data alternatif untuk penilaian kredit. Model ini mengintegrasikan berbagai pihak seperti pelaku usaha, koperasi, lembaga keuangan, hingga Penyelenggara Agregasi Jasa Keuangan (PAJK) dan Pemeringkat Kredit Alternatif (PKA).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 1 September 2026 pukul 12.15
OJK Terima 22.206 Aduan Praktik Keuangan Ilegal, Pinjol Ilegal Mendominasi
Berita terkait
OJK dorong credit scoring alternatif untuk perluas pembiayaan UMKM
ANTARA News · 27 Agustus 2026 pukul 15.07
OJK: Pembiayaan pindar kepada UMKM tumbuh 23,25 persen per Juni 2026
ANTARA News · 21 Agustus 2026 pukul 21.52
Peran Pindar Makin Besar, Pembiayaan ke UMKM Tumbuh 23,25 Persen
Liputan6.com · 21 Agustus 2026 pukul 17.11
AMY: Pengusaha UMKM Berperan dalam Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 20.16