Aksi Menteri Keuangan AS Scott Bessent Meredam Lonjakan Imbal Hasil Obligasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5349927/original/093879500_1757942338-AP25248769598975.jpg)
Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengumumkan penggandaan pembelian kembali obligasi bertenor 10 hingga 30 tahun pada 19 Agustus 2026 untuk meredam lonjakan imbal hasil. Langkah ini merupakan bagian dari serangkaian intervensi pasar keuangan yang agresif, termasuk pemangkasan penerbitan utang jangka panjang, intervensi pembelian yen pertama dalam 30 tahun, dan pengecekan suku bunga ke bank. Bessent, yang dikenal sebagai aktivis pasar sejak masa jadi di hedge fund, bertindak untuk menurunkan biaya pinjaman AS yang meningkat akibat kekhawatiran inflasi, kebijakan moneter Federal Reserve, dan defisit fiskal yang mencapai US$1,8 triliun pada tahun fiskal 2026. Imbal hasil obligasi 10 tahun AS telah melampaui level sebelum Trump kembali menjabat, meningkatkan tekanan politik di Washington menjelang pemilihan Kongres pada November.
Bagikan
Berita terkait
Video:Pilah-pilih Reksa Dana dan Unit Link Saat Selat Hormuz Masih Panas
CNBC Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 17.00
Beban Utang G7 Memuncak: AS Tembus Rp707 Ribu Triliun, Suku Bunga Global Ancam Keuangan Dunia
SINDOnews · 23 Agustus 2026 pukul 10.00
Siapkan Operasi Ekonomi Terbesar untuk Tumbangkan Iran, Menkeu AS: Kalau Tak Bersama Kami, Berarti Melawan!
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 11.31
Rupiah Menguat ke Rp17.729 per Dolar AS Jelang Akhir Pekan
CNN Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 09.30