Jakarta · Kamis, 27 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Aksi Sarulla Menyulap Air Sisa Pengeboran Jadi Raksasa Energi Listrik

PLTP Sarulla di Tapanuli Utara, Sumatera Utara, menerapkan teknologi biner (binary system/Ormat Energy Converter) untuk memanfaatkan air panas sisa pengeboran atau brine yang selama ini dibuang. Proyek berkapasitas 330 megawatt ini membentang di wilayah kerja Silangkitang (SIL) dan Namora I Langit (NIL). Karakteristik sumur di lokasi ini didominasi oleh fluida cair atau wet steam dengan konsentrasi brine mencapai 70-80 persen dan uap hanya 20-30 persen. Dengan sistem biner, Sarulla tidak hanya mengandalkan uap kering seperti PLTP konvensional, tetapi juga memanfaatkan seluruh potensi panas bumi termasuk brine bersuhu tinggi sekitar 185°C. Teknologi ini menggunakan cairan kerja pentana dengan titik didih rendah dalam siklus tertutup, di mana brine dan uap tekanan rendah bertindak sebagai penukar panas untuk memanaskan dan mengekspansikan gas pentana yang kemudian memutar turbin. Unit biner brine dan vaporizer di Sarulla mampu menampung laju alir hingga 1.500 ton per jam, dengan setiap 100 ton brine menghasilkan satu megawatt. Kombinasi penggunaan uap sisa dan brine ini memungkinkan Sarulla meningkatkan total kapasitas pembangkitan listrik hingga ratusan megawatt untuk pasokan energi di Sumatera.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait