Akui Diteror, Wanita yang Ngaku Dilecehkan Betrand Peto Teriak Minta Perlindungan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wanita berinisial ANW mengajukan permohonan perlindungan ke Komnas Perempuan dan LPSK setelah melaporkan Betrand Peto Putra Onsu atas dugaan tindak pidana kekerasan seksual (TPKS). Laporan tersebut diterima Polda Metro Jaya pada 12 September 2026, dengan lokasi kejadian di kawasan SCBD, Jakarta Selatan.
Langkah ini diambil karena ANW mengaku mengalami teror, intimidasi, serta doxing berupa penyebaran data pribadi dan keluarga di media sosial. Kuasa hukum ANW, Deki Patria, menyatakan kliennya menerima pesan kasar dan tidak senonoh yang memperburuk kondisi mental korban. Sementara itu, Betrand Peto telah membantah seluruh tuduhan tersebut dan menyatakan bahwa informasi yang beredar tidak sesuai fakta.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 16 September 2026 pukul 16.30
Terungkap Alasan Korban Berani Masuk Room Betrand Peto di Kelab Malam
SINDOnews · 16 September 2026 pukul 09.08
Korban Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto Bakal ke LPSK hingga Komnas Perempuan
SINDOnews · 16 September 2026 pukul 08.51
Korban Dugaan Pelecehan Betrand Peto Depresi hingga Sempat Ingin Akhiri Hidup
JPNN.com · 15 September 2026 pukul 20.20
Betrand Peto: Aku Tidak Melakukan Seperti Apa yang Dibilang
Berita terkait
Merasa Diteror, Wanita yang Ngaku Dilecehkan Betrand Peto Teriak Minta Perlindungan
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 09.15
Betrand Peto Dituding Lakukan Kekerasan Seksual, Kampus Ungkap Tabiatnya Selama Kuliah
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 13.35
Betrand Peto Dilaporkan, Pengacara ANW Sentil Citra Sang Penyanyi: Dia Bukan Orang Baik
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 12.09
Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto Mulai Diusut Polda Metro Jaya
Detik.com · 15 September 2026 pukul 08.41