Jakarta · Kamis, 17 September 2026Cari
WargaKonoha

Merasa Diteror, Wanita yang Ngaku Dilecehkan Betrand Peto Teriak Minta Perlindungan

Kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual (TPKS) yang menyeret nama Betrand Peto Putra Onsu terus berkembang. Wanita berinisial ANW yang melaporkan Betrand ke Polda Metro Jaya kini mengajukan permohonan perlindungan ke Komnas Perempuan dan LPSK setelah mengaku mendapat teror dan intimidasi di media sosial. Kuasa hukamnya, Deki Patria, menyampaikan bahwa kliennya mengalami tekanan berat akibat serangan siber, termasuk pesan kasar, doxing, hingga penyebaran data pribadi keluarganya. ANW dilaporkan belum stabil secara kejiwaan akibat rentetan serangan ini.

Laporan resmi terhadap Betrand diterima polisi pada Sabtu (12/9/2026), dengan lokasi kejadian diduga di kawasan SCBD Jakarta Selatan. Betrand telah membantah tudingan tersebut dalam konferensi pers pada Senin (14/9), menyatakan bahwa kabar yang beredar di media sosial tidak mencerminkan fakta kejadian. Ia menegaskan tidak melakukan tindakan seksual yang dituduhkan.

Permohonan perlindungan ini menjadi langkah penting untuk mengamankan kondisi fisik dan mental ANW, sementara penyelidikan kasus terhadap Betrand masih berlangsung di kepolisian.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait