Akuisisi EGI Mulai Berdampak, Laba MTI Tumbuh 270,9%
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Multitrend Indo Tbk (MTI) membukukan Operating Profit Rp12,18 miliar pada kuartal II 2026, melonjak 270,9% secara tahunan seiring integrasi akuisisi PT Emway Globalindo (EGI). Proses integrasi mencapai 56% dengan 61 tugas selesai, 20 berjalan, dan 27 belum dimulai. Bisnis distribusi MTI dan EGI mencatat penjualan bersih Rp241,8 miliar, naik 28% YoY, sementara Cash Margin naik 44% menjadi Rp85,3 miliar. Secara konsolidasi, penjualan bersih MTI mencapai Rp458,97 miliar, tumbuh 17% YoY, dengan Operating EBITDA Rp18,07 miliar.
Peningkatan kinerja didukung perbaikan operasional, termasuk kenaikan overall SLA dari 91,65% ke 94,80%, finance SLA dari 68,83% ke 78,89%, hingga distribution SLA dan warehouse SLA masing-masing mencapai 98,03% dan 98,24%. Cash Conversion Cycle turun 29 hari dari 213 ke 184 hari, sementara Inventory Days berkurang dari 226 ke 214 hari. Posisi kas bersih MTI sebesar Rp32,68 miliar pada akhir Juni 2026.
Bagikan
Berita terkait
Akuisisi Cycle & Carriage Berpotensi Tambah Laba TPIA hingga US$200 Juta
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 15.20
Pendapatan Chandra Asri Naik 83%, tapi Laba Malah Anjlok 77% Jadi Rp 6,6 T
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 15.48
Disorot! GULA Balikkan Rugi Jadi Untung, Akuisisi, Saham Naik 226%
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 08.50
Pasar Nikel Ngebut, Laba MBMA Meroket 830% jadi US$54 Juta
Warta Ekonomi · 27 September 2026 pukul 10.57