Pendapatan Chandra Asri Naik 83%, tapi Laba Malah Anjlok 77% Jadi Rp 6,6 T
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 82,8% secara year-on-year pada semester I-2026, mencapai US$ 5,3 miliar (Rp 95,55 triliun). Namun, laba bersih perseroan mengalami penurunan drastis 77,2% ke level US$ 371,2 juta (Rp 6,69 triliun) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Penurunan ini terkait dengan koreksi akibat rencana akuisisi 20% kepemilikan Aster Power Pte Ltd oleh Sembcorp Utilities Pte Ltd. Di sisi lain, TPIA mencapai rekor operating EBITDA sebesar US$ 802,6 juta, menunjukkan kekuatan operasional yang solid. Total aset perseroan tumbuh 12% menjadi US$ 13,8 miliar, dengan liabilitas US$ 8,80 miliar dan ekuitas US$ 4,96 miliar pada semester I-2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 16.15
Mesin Bisnis BNI Ngebut! Simpanan Nasabah Naik Rp 200 Triliun Setahun
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 15.48
Sukses Cetak Laba Kedua Kali, GOTO Sebut Harga Saham Rp50 Undervalued
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 13.50
Laba BRMS Susut 43% Jadi US$12,92 Juta di Semester I-2026, Ada Apa?
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 12.20
Laba Holding Bisnis Prajogo (BRPT) Anjlok 64%, Ini Penyebabnya
Berita terkait
Vale (INCO) Kantongi Laba Rp 1,89 T di Semester 1 2026
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 13.45
Pendapatan Naik 28%, GOTO Cetak Laba Bersih Rp 607,5 M di Semester I 2026
Detik.com · 29 Juli 2026 pukul 17.56
Kredit Tumbuh 6,6%, CIMB Niaga Cetak Laba Rp4,3 T di Semester I-2026
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 17.45
Tok! Bank OCBC (NISP) Jadi Pengendali OCBC Sekuritas, Beli Rp455 M
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 10.50