Jakarta · Jumat, 2 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Alasan Prabowo Bentuk Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi

Presiden Prabowo Subianto menunjuk Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, sekaligus tetap menjabat sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Menurut Bahlil, pembentukan kementerian koordinator baru ini bertujuan untuk mengonsolidasikan program hilirisasi dan mempercepat pelaksanaannya, yang merupakan bagian dari Asta Cita pemerintahan. Dengan adanya kemenko ini, diharapkan koordinasi antarlembaga dapat lebih terpusat dan efisien.

Bahlil menjelaskan bahwa kantor kepadanya akan tetap berada di Kementerian ESDM, mengingat sebesar 90 persen dari total investasi hilirisasi berada di sektor ESDM. Ia juga membedakan peran Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi dengan Kementerian Investasi dan Hilirisasi, yang merupakan kementerian teknis yang akan berada di bawah koordinasi kemenko tersebut.

Pembentukan kementerian koordinator ini ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 104/P Tahun 2026. Sebelum pelantikan, Bahlil mengaku menerima tugas ini melalui Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan siap menjalankannya sesuai ketentuan yang berlaku.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait