Jakarta · Kamis, 3 September 2026Cari
WargaKonoha

Amran Beber Biang Kerok Beras Jadi Penyumbang Inflasi

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan 90 persen beras fortifikasi bermasalah. Beras yang dipasarkan sebagai produk fortifikasi atau bervitamin justru melanggar ketentuan dengan harga jual mencapai Rp56.000 per kg, jauh di atas rata-rata Rp22.000 per kg. Amran menghitung selisih harga Rp22.000 per kg jika beras seharusnya dijual Rp13.500 per kg, yang berkontribusi pada inflasi. BPS mencatat beras menjadi salah satu komoditas penyumbang inflasi pada Agustus 2026 dengan inflasi 0,42 persen dan andil 0,02 persen terhadap inflasi nasional. Penyebabnya meliputi penurunan potensi luas panen, produksi beras bulanan pasca puncak panen, serta faktor distribusi yang tidak merata.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait