Jakarta · Selasa, 22 September 2026Cari
WargaKonoha

Amran Buka Peluang RI Punya Cadangan Kedelai, Tunggu Ada BUMN Minat

Menteri Pertanian dan Kepala Bapanas Amran Sulaiman membuka peluang agar Indonesia memiliki cadangan kedelai ke depan. Namun, pembentukannya masih bergantung pada minat BUMN untuk mengelola cadangan tersebut. Jika ada BUMN yang berminat, Amran menyatakan akan langsung memberikan izin agar proses pengelolaan dapat segera dilaksanakan. Ia menekankan bahwa cadangan kedelai nasional penting untuk mendukung peternakan kecil dan mencapai ketahanan pangan.

Amran menegaskan bahwa keputusan untuk melibatkan Bulog dalam pengelolaan cadangan kedelai akan didasarkan pada ketentuan regulasi yang berlaku. Bulog saat ini sudah mengelola Cadangan Beras Pemerintah (CBP), dengan jumlah mencapai 5,4 juta ton pada Juni 2026. Dukungan pemerintah juga diatur melalui Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2026 untuk memperkuat CBP dan menjaga stabilitas harga gabah.

Produksi domestik kedelai masih jauh di bawah kebutuhan nasional. Dari 2021 hingga 2026, produksi bersih kedelai dalam negeri hanya mencapai sekitar 190.223 ton, yang merepresentasikan 8,14 persen dari rata-rata total kebutuhan nasional sebesar 2.620.294 ton. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya upaya diversifikasi pasokan melalui cadangan nasional.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait