Usai Beras, Amran Umumkan Kabar Penting Soal Kedelai
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah membuka jalan untuk memperkuat cadangan kedelai negara. Menteri Pertanian Amran Sulaiman menyatakan pemerintah perlu memiliki cadangan kedelai untuk membantu pelaku usaha kecil seperti perajin tahu dan tempe. Bulog atau BUMN yang berminat dapat mengelola cadangan sesuai regulasi. Pasokan kedelai nasional pada 3 September 2026 mencukupi dengan proyeksi stok akhir tahun sebesar 290.900 ton, sementara kebutuhan bulanan mencapai 229.600 ton. Namun, produksi dalam negeri hanya 131.500 ton, sementara impor Januari-Agustus mencapai 1,92 juta ton. Pemerintah tetapkan target pengadaan minimal 70.000 ton pada 2026 dan HAP kedelai impor maksimal Rp12.000/kg. Pengawasan fokus pada daerah dengan harga tinggi dan rantai distribusi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 22 September 2026 pukul 19.07
Amran Buka Kemungkinan Bulog Punya Cadangan Kedelai Pemerintah
kumparan · 22 September 2026 pukul 10.46
Amran Buka Peluang RI Punya Cadangan Kedelai, Tunggu Ada BUMN Minat
Berita terkait
Tunggu Surat Perintah Amran, Bos Bulog Siap Kelola Cadangan Kedelai RI
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 12.50
Bukan Harga Kedelai, Ini yang Paling Dikhawatirkan Pengrajin Tahu dan Tempe
JawaPos · 16 September 2026 pukul 21.47
Amran Klaim Stok Beras RI Aman Meski Ada El Nino, Cukup 10 Bulan
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 03.45
PTPN Group dan PT KUAB Kembangkan Ekosistem Kedelai Nasional
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 10.33