Amran Copot 14 Pejabat Kementan, Diduga Terseret Kasus Uang Miliaran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mencopot sementara 14 pejabat di Kementerian Pertanian (Kementan) yang diduga terlibat penyimpangan uang bernilai miliaran rupiah. Pejabat dari eselon I, II, dan III ini dinonaktifkan untuk menjalani pemeriksaan internal oleh Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementan. Amran menyatakan langkah ini diambil agar pemeriksaan berjalan objektif dan organisasi tetap berjalan.
Pemeriksaan diberi tenggat waktu paling lama tiga bulan, namun diharapkan selesai dalam satu bulan. Hasil pemeriksaan akan menjadi dasar penentuan langkah selanjutnya. Jika terbukti merugikan negara, perkara akan diserahkan ke aparat penegak hukum. Sebaliknya, jika pejabat tidak terbukti bersalah, mereka akan dipulihkan haknya dan bahkan dipromosikan kembali.
Sebagai bagian dari penataan organisasi, Kementan pada hari yang sama melantik sejumlah pejabat baru, termasuk satu Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Madya, 22 JPT Pratama, dan satu Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa. Amran menekankan pentingnya integritas dan tata kelola pemerintahan yang bersih kepada pejabat baru.
Bagikan
Berita terkait
Terindikasi Korupsi, Mentan Copot 14 Pejabat Kementan
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 14.06
Mentan Telepon Bos Bulog: Bantuan Rp 100 Miliar Meluncur ke Korban Gempa NTT
Liputan6.com · 18 Agustus 2026 pukul 12.30
BPK: LK Kementan serta Bapanas masing-masing peroleh opini WTP dan WDP
ANTARA News · 18 Agustus 2026 pukul 12.06
Amran Copot 14 Pejabat Kementan dan Bapanas Buntut Dugaan Main Uang
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 11.47