Jakarta · Kamis, 10 September 2026Cari
WargaKonoha

Amran Pecat Pejabat di Banggai Gara-gara Petani Sulit Tebus Pupuk

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mencopot manajer pupuk di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah setelah menemukan petani kesulitan mendapatkan pupuk bersubsidi karena belum tergabung dalam kelompok tani. Dalam kunjungan lapangan, Amran menegur pejabat yang bertanggung jawab karena tidak aktif membantu petani menyelesaikan kendala administrasi. Ia memerintahkan petugas untuk turun ke lapangan, mendata, dan membantu pembentukan kelompok tani agar petani tetap dapat pupuk sesuai ketentuan. "Anda digaji untuk melayani rakyat, bukan bergaya," tegasnya. Amran juga memerintahkan kepolisian mengusut dugaan pungutan sebesar Rp150 juta dalam penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) di Banggai Selatan. "Pak Kapolres, tangkap! Jangan kasih ampun. Rakyat jangan dibebani," ujarnya. Pemeriksaan akan dilakukan di seluruh Indonesia jika praktik serupa ditemukan. Untuk pengawasan, Amran membuka kanal pengaduan melalui Lapor Pak Amran di 0823 1110 9390.

Berita terkait