Jakarta · Selasa, 22 September 2026Cari
WargaKonoha

Amran Sebut Ada Mafia di Balik Beras Premium Langka di Pasaran

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan adanya kelangkaan beras premium di sejumlah ritel bukan disebabkan karena ketersediaan beras nasional yang tidak mencukupi. Ia menyatakan stok beras nasional justru dalam kondisi melimpah, sehingga kelangkaan di ritel perlu ditelusuri untuk mencegah manipulasi pasokan dan harga oleh pihak tertentu. Amran juga menyoroti adanya perbedaan harga yang signifikan, di mana beras yang seharusnya dijual di kisaran Rp13.000 per kilogram dijual hingga mencapai Rp57.000, yang menurutnya merupakan bentuk eksploitasi. Ia menyebut dugaan adanya mafia yang turut memainkan persoalan ini, termasuk terkait dugaan penyalahgunaan dana sebesar Rp89 triliun yang dikaitkan dengan hak rakyat. Untuk menangani hal ini, pemerintah siap mengambil tindakan tegas melalui tiga langkah: pencabutan izin, penempatan moratorium, dan proses hukum terhadap pelaku yang terbukti melakukan pelanggaran. Amran menegaskan komitmen pemerintah untuk membersihkan tata kelola perdagangan beras agar tidak ada ruang bagi praktik mafia yang merugikan masyarakat.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait