Analogi Filipina: Pengamat Sebut Prabowo Bisa 'Singkirkan' Gibran Seperti Marcos ke Duterte
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pengamat politik Syahganda Nainggolan menyatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto berpotensi melakukan penyingkiran politik terhadap Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, mirip dengan dinamika yang terjadi di Filipina antara Presiden Ferdinand Marcos Jr. dan Wakil Presiden Sara Duterte. Meski keduanya sempat maju bersama dalam Pemilu 2022 sebagai UniTeam, hubungan keduanya kini retak dengan Sara Duterte secara sistematis dipinggirkan dari pusat kekuasaan.
Syahganda mengamati sikap Prabowo yang cenderung mengecualikan Gibran dalam berbagai kegiatan, seperti tidak mengundangnya dalam perjalanan dinas atau tidak memberikan peran strategis dalam rapat kabinet. Hal ini berbeda dengan pola Jusuf Kalla yang pernah aktif memimpin rapat saat menjabat sebagai Wakres.
Dalam kesempatan berbeda, Prabowo sempat meneriakkan 'Hidup Jokowi' dalam perayaan HUT ke-17 Partai Gerindra, menegaskan bahwa keberhasilan elektoralnya tidak lepas dari dukungan mantan presiden Joko Widodo. Namun, dalam perayaan HUT RI ke-81, Prabowo tampak duduk diapit oleh Jokowi dan Gibran di Istana Merdeka.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 1 September 2026 pukul 12.18
Hanta Poltracking Merekomendasikan 5 Agenda Strategis Menaikkan Approval Rating Prabowo-Gibran
Liputan6.com · 31 Agustus 2026 pukul 17.16
Prabowo Terima Kartu Anggota Seumur Hidup NU: Kehormatan Besar bagi Saya
CNN Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 12.34
Prabowo saat Tutup Muktamar NU: Pemerintah Butuh Ketenangan
Media Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 21.12
Gus Ipul Tegaskan Keputusan Muktamar Ke-35 NU Mengikat Peserta
Berita terkait
Posisi Prabowo Disorot: Pinggirkan Gibran atau Hidup Jokowi?
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 12.30
Henri Subiakto: Gibran Pendorong Prabowo Terpilih Presiden, tapi Sekarang Keadaan Berubah
Warta Ekonomi · 31 Agustus 2026 pukul 11.30
Usai Ribut soal Pemilu 2029 Dipercepat, Jokowi Minta Relawan Totalitas ke Prabowo-Gibran
Warta Ekonomi · 29 Agustus 2026 pukul 10.30
Munarman: Serangan Publik Hanya ke Prabowo, Bukan Gibran
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 20.10