Anies Batal, Duet Gibran dan KDM Disebut Lebih Jelas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wacana Pilpres 2029 kembali memanas setelah nama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) disandingkan dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu menilai duet Gibran-KDM semakin terlihat jelas, merespons isu bahwa Presiden Jokowi berencana menggandeng Dedi Mulyadi sebagai pasangan Gibran. Alasannya adalah popularitas dan elektabilitas Dedi Mulyadi yang tinggi. Hasil survei Tempo Data Science (31 Juli-11 Agustus 2026) menempatkan Dedi Mulyadi dengan elektabilitas 42 persen, melampaui Prabowo Subianto (15 persen). Anies Baswedan berada di peringkat ketiga dengan 10 persen, sementara Gibran Rakabuming mencapai 6 persen. Survei ini dilakukan terhadap 1.260 responden di 38 provinsi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 23 September 2026 pukul 11.12
Kata Dedi Mulyadi soal Isu Duet Gibran di Pilpres 2029
JPNN.com · 22 September 2026 pukul 17.41
Soal Peluang Duet dengan Gibran di Pilpres 2029, Dedi Mulyadi: Mikir Punya Pacar Saja Belum
JPNN.com · 22 September 2026 pukul 17.25
Dedi Mulyadi Jawab Isu Capres-Cawapres dengan Gibran di 2029
Berita terkait
Duet Dedi Mulyadi dan Gibran Mencuat Menuju 2029! Pengamat Peringatkan Risiko Manfaatkan Popularitas KDM
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 19.45
Mau Duet dengan Gibran, Dedi Mulyadi Malah Kecilkan Nilai Politiknya
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 11.50
Elektabilitas Cuma 2%, Dedi Mulyadi Tak Butuh Gibran di Pilpres 2029
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 11.30
Isu Duet Gibran-KDM Muncul ke Permukaan, Said Didu Buka Suara Soal Komunikasi Jokowi dan KDM
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 16.08