Duet Dedi Mulyadi dan Gibran Mencuat Menuju 2029! Pengamat Peringatkan Risiko Manfaatkan Popularitas KDM
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wacana pasangan Dedi Mulyadi (KDM) dan Gibran Rakabuming Raka untuk Pilpres 2029 menjadi sorotan pengamat Arif Wicaksono. Berdasarkan survei Media Survei Nasional (Median) periode Juli-Agustus 2026, terdapat perbedaan elektabilitas yang signifikan antara keduanya. Dalam simulasi pertanyaan terbuka, Dedi Mulyadi meraih 19,8%, sementara Gibran hanya 2%.
Arif menilai Dedi Mulyadi tidak membutuhkan Gibran dalam duet tersebut karena perbedaan popularitas yang jauh. Data survei juga menunjukkan kekuatan Dedi Mulyadi sangat dominan di wilayah Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten dengan raihan 40,3%. Sebagai perbandingan, Prabowo Subianto memimpin elektabilitas nasional dengan angka sekitar 32%.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 23 September 2026 pukul 11.12
Kata Dedi Mulyadi soal Isu Duet Gibran di Pilpres 2029
JPNN.com · 22 September 2026 pukul 17.41
Soal Peluang Duet dengan Gibran di Pilpres 2029, Dedi Mulyadi: Mikir Punya Pacar Saja Belum
JPNN.com · 22 September 2026 pukul 17.25
Dedi Mulyadi Jawab Isu Capres-Cawapres dengan Gibran di 2029
kumparan · 23 September 2026 pukul 12.48
PKS Dukung Usul Golkar Pileg-Pilpres Dipisah: Hasil Pileg 2029 untuk Pilpres
Berita terkait
Mau Duet dengan Gibran, Dedi Mulyadi Malah Kecilkan Nilai Politiknya
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 11.50
Elektabilitas Cuma 2%, Dedi Mulyadi Tak Butuh Gibran di Pilpres 2029
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 11.30
Anies Batal, Duet Gibran dan KDM Disebut Lebih Jelas
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 07.50
Isu Duet Gibran-KDM Muncul ke Permukaan, Said Didu Buka Suara Soal Komunikasi Jokowi dan KDM
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 16.08