Jakarta · Selasa, 22 September 2026Cari
WargaKonoha

Elektabilitas Cuma 2%, Dedi Mulyadi Tak Butuh Gibran di Pilpres 2029

Pegiat politik Arif Wicaksono menilai Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) tidak perlu membungkuskan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sebagai pasangan dalam Pilpres 2029. Justru menurutnya, Gibran yang lebih membutuhkan Dedi Mulyadi. Berdasarkan survei Media Survei Nasional (Median), Dedi Mulyadi meraih elektabilitas 19,8 persen, sementara Gibran hanya 2 persen. Survei ini dipublikasikan pada 1 September 2026 berdasarkan data yang dikumpulkan dari 21 Juli hingga 2 Agustus 2026.

Dalam simulasi terbuka calon presiden, Prabowo Subianto unggul dengan 32,2 persen, diikuti Dedi Mulyadi dengan 19,8 persen, dan Anies Baswedan dengan 19,5 persen. Gibran Rakabuming hanya meraih 2 persen dukungan. Pada simulasi semi terbuka, angka Prabowo naik sedikit ke 32,4 persen, Dedi Mulyadi ke 20,6 persen, Anies Baswedan ke 20,5 persen, dan Gibran naik tipis ke 2,6 persen.

Arif menyatakan bahwa jika Dedi Mulyadi rela menjadi pasangan Gibran, justru nilainya akan berkurang dari 19,8 persen hanya ke 2 persen. Ia mempertanyakan logisnya Dedi Mulyadi, yang saat ini populer, untuk berbagi popularitas dengan Gibran yang elektabilitasnya jauh lebih rendah.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait