Anies: Berapa Korban yang Harus Keracunan MBG sampai Kita Mau Tarik Rem Darurat?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pemerintah tak hentinya mendapat sorotan tajam setelah serangkaian kasus keracunan massal di beberapa daerah. Dari Sidoarjo, Tana Toraja, Rembang, Klaten hingga Kabupaten Agam, ribuan siswa dan guru harus mendapat perawatan. Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyoroti rentang waktu 1-3 September 2026, di mana ribuan anak menjadi korban keracunan. Ia mempertanyakan batas toleransi pemerintah terhadap risiko keselamatan anak dalam pelaksanaan program skala besar. Anies menegaskan keselamatan dan kesehatan anak tidak boleh dikompromikan, meskipun disertai alasan kelalaian birokrasi atau masalah rantai pasok.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 5 September 2026 pukul 18.45
Ribuan Anak Keracunan MBG dalam 3 Hari, KPAI: Alarm Keras untuk Presiden
Detik.com · 6 September 2026 pukul 09.13
Kepala BGN Serahkan Kasus MBG ke Aparat, Waka Komisi IX DPR: Tindakan Tegas
Media Indonesia · 5 September 2026 pukul 21.02
Kumpulan Trik Dispatch Lengkap
JPNN.com · 5 September 2026 pukul 17.44
Kasus Keracunan MBG Terus Berulang, KPAI: Harus Jadi Alarm Keras Prabowo
Berita terkait
Marak Keracunan MBG, Menteri Prabowo: Jangan Hanya Sibuk Cari Siapa yang Salah
Warta Ekonomi · 6 September 2026 pukul 17.30
Marak Keracunan MBG, Menterinya Prabowo: Jangan Hanya Sibuk Cari Siapa yang Salah
Warta Ekonomi · 6 September 2026 pukul 17.30
MBG Tetap Lanjut Meski Korban Keracunan Sudah 50 Ribu Lebih, Pemerintah Minta Diberi Waktu Evaluasi
Warta Ekonomi · 6 September 2026 pukul 04.00
500 Lebih Santri Keracunan MBG, Zulhas Desak BGN Pecat Pegawai SPPG
SINDOnews · 5 September 2026 pukul 17.00