Jakarta · Sabtu, 5 September 2026Cari
WargaKonoha

Kasus Keracunan MBG Terus Berulang, KPAI: Harus Jadi Alarm Keras Prabowo

Kasus keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) terus terjadi secara berulang, menimbulkan kekhawatiran publik. Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Jasra Putra, menyatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto harus memandang kasus ini sebagai sinyal alarm serius terhadap sistem manajemen program MBG. Menurut data hingga 4 September 2026, sebanyak 1.961 orang diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi MBG selama periode 1 hingga 3 September 2026. Kasus tersebar di beberapa wilayah seperti Bener Meriah, Agam, Tana Toraja, Rembang, Jawa Tengah, dan Sidoarjo.

Jasra menekankan bahwa MBG adalah program strategis yang memiliki dampak langsung pada keselamatan dan kesehatan anak. Ia menyampaikan bahwa kesalahan dalam pelaksanaan program ini tidak boleh dianggap remeh, karena dampaknya bisa menyentuh kesehatan anak secara langsung. Menurutnya, negara tidak hanya harus fokus pada apakah ada korban jiwa, tetapi juga harus memastikan keselamatan anak terlindungi sejak dini.

Karena karakter program MBG yang menyentuh langsung ke kesehatan anak, Jasra meminta pemerintah untuk tidak hanya menunggu hingga terjadi korban fatal. Ia menegaskan bahwa sistem manajemen program harus segera diperbaiki agar kasus serupa tidak terulang di masa mendatang.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait