Potensi Lanjut 2029, Pendukung Anies dan Ganjar Disebut 'Dipersatukan' Berkat Isu Gibran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gugatan terkait kualifikasi dan keabsahan posisi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Mahkamah Konstitusi (MK) mulai memperlihatkan tanda-tanda pertemuan kepentingan di antara kelompok pendukung Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo. Meskipun belum ada gugatan formal yang diajukan langsung oleh pimpinan partai oposisi, pergerakan sejumlah pendukung dan elemen intelektual dari kedua basis tersebut dinilai mulai mengarah pada isu yang sama, yakni persoalan kualifikasi Gibran. Jurnalis senior Bambang Harymurti menilai perkembangan ini sebagai titik temu antara kelompok yang sebelumnya berseberangan dalam Pilpres 2024, dengan Gibran menjadi isu yang dapat mempertemukan kedua kelompok dalam satu narasi politik. Menurutnya, kedua kelompok pendukung ini memiliki tingkat ketidaksukaan yang lebih tinggi terhadap keberadaan Gibran dibandingkan terhadap figur Presiden Prabowo. Keterlibatan pendukung kedua kubu melalui jalur hukum ini dianggap sebagai bentuk 'tes ombak' untuk melihat sejauh mana dukungan terhadap isu tersebut dapat berkembang. Jika dukungan dari kelompok di luar struktur partai terus berkembang, persidangan di MK dapat menjadi ruang bertemunya berbagai kepentingan politik. Di sisi lain, pemerintahan Istana memilih memantau perkembangan tanpa memberikan respons terbuka, sambil menjaga soliditas koalisi pemerintahan. Dinamika ini tidak hanya menjadi persoalan hukum di MK, tetapi juga menjadi bagian dari politik di antara kelompok-kelompok yang sebelumnya berada di kubu berbeda dalam Pilpres 2024.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 30 September 2026 pukul 23.18
Bambang Widjojanto Minta MK Panggil Gibran di Sidang Pembuktian Besok
JPNN.com · 30 September 2026 pukul 21.05
Ijazah Gibran Dipersoalkan, Pengamat Pertanyakan Nasib Janji 19 Juta Lapangan Kerja
JawaPos · 30 September 2026 pukul 20.15
Denny Indrayana Minta Gibran Didiskualifikasi: Tidak Bisa Tunjukkan Ijazah SMA Sederajat
JawaPos · 30 September 2026 pukul 20.15
Zainal Arifin Mochtar soal Gugatan Ijazah Gibran: Momen MK Bayar 'Utang' Putusan 90
Berita terkait
Bukan Pihak Prabowo, Ini yang Disebut 'Untung' Jika Gibran Lengser
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 22.58
Jika Gibran Didiskualifikasi MK, Pengamat Sebut Penggantinya Bukan Dedi Mulyadi: Yang Sangat Mungkin Adalah...
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 11.40
Partai Koalisi Tak Turun Langsung Bela Gibran: Biar Relawan yang ke MK
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 19.30
Diserang soal Ijazah, Gibran Disarankan Teladani Jejak Eks Menterinya Jokowi
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 13.00