Jakarta · Kamis, 1 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Potensi Lanjut 2029, Pendukung Anies dan Ganjar Disebut 'Dipersatukan' Berkat Isu Gibran

Gugatan terkait kualifikasi dan keabsahan posisi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Mahkamah Konstitusi (MK) mulai memperlihatkan tanda-tanda pertemuan kepentingan di antara kelompok pendukung Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo. Meskipun belum ada gugatan formal yang diajukan langsung oleh pimpinan partai oposisi, pergerakan sejumlah pendukung dan elemen intelektual dari kedua basis tersebut dinilai mulai mengarah pada isu yang sama, yakni persoalan kualifikasi Gibran. Jurnalis senior Bambang Harymurti menilai perkembangan ini sebagai titik temu antara kelompok yang sebelumnya berseberangan dalam Pilpres 2024, dengan Gibran menjadi isu yang dapat mempertemukan kedua kelompok dalam satu narasi politik. Menurutnya, kedua kelompok pendukung ini memiliki tingkat ketidaksukaan yang lebih tinggi terhadap keberadaan Gibran dibandingkan terhadap figur Presiden Prabowo. Keterlibatan pendukung kedua kubu melalui jalur hukum ini dianggap sebagai bentuk 'tes ombak' untuk melihat sejauh mana dukungan terhadap isu tersebut dapat berkembang. Jika dukungan dari kelompok di luar struktur partai terus berkembang, persidangan di MK dapat menjadi ruang bertemunya berbagai kepentingan politik. Di sisi lain, pemerintahan Istana memilih memantau perkembangan tanpa memberikan respons terbuka, sambil menjaga soliditas koalisi pemerintahan. Dinamika ini tidak hanya menjadi persoalan hukum di MK, tetapi juga menjadi bagian dari politik di antara kelompok-kelompok yang sebelumnya berada di kubu berbeda dalam Pilpres 2024.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait