Antisipasi Abu Anak Krakatau, Menhub: Pelayaran Selat Sunda Jangan Dipaksakan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4399860/original/002951700_1681806832-20230418-Mudik-Pelabuhan-Merak-Faizal-1.jpg)
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meminta instansi dan pengelola jasa penyeberangan di Selat Sunda tidak memaksakan kapal berlayar jika kondisi memburuk akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Abu vulkanik dan asap tebal mengganggu jarak pandang nakhoda serta berisiko kesehatan penumpang dan ABK. Hingga saat ini erupsi belum memicu gelombang tinggi atau cuaca ekstrem yang menghentikan pelayaran. Lalu lintas penyeberangan Merak-Bakauheni masih beroperasi normal, namun operator diimbau kewaspadaan ekstra dan penumpang menggunakan masker serta membatasi aktivitas di luar ruangan. PT ASDP Indonesia Ferry menyatakan operasional layanan Merak-Bakauheni berjalan normal dengan memantau perkembangan Gunung Anak Krakatau yang berstatus Level III (Siaga).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 6 September 2026 pukul 16.33
LRT Jabodebek Pastikan Operasional Tetap Normal di Tengah Sebaran Abu Vulkanik
CNN Indonesia · 6 September 2026 pukul 15.30
Warga Jakarta Mulai Buru Masker Imbas Abu Anak Krakatau
kumparan · 6 September 2026 pukul 14.13
Alasan Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan Pesawat
CNN Indonesia · 6 September 2026 pukul 13.52
Lift-Eskalator di Semua Halte Transjakarta Dimatikan Imbas Krakatau
Berita terkait
Abu Anak Krakatau Sampai di Bogor, Warga: Bangun Tidur Ngeres Banget Lantai
Liputan6.com · 6 September 2026 pukul 15.21
Enam Bandara Ditutup Sementara Imbas Erupsi Anak Krakatau
Liputan6.com · 6 September 2026 pukul 14.41
Hadapi Abu Anak Krakatau, Kemenkes Aktifkan Pusat Darurat
Liputan6.com · 6 September 2026 pukul 14.25
Abu Vulkanik Menyebar, KAI Pantau Jalur dan Jarak Pandang Masinis
Liputan6.com · 6 September 2026 pukul 13.49