APBN Kita Defisit Rp240,1 Triliun per Agustus 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Keuangan mencatat APBN mengalami defisit Rp240,1 triliun hingga Agustus 2026, setara 0,93% dari PDB. Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyampaikan pendapatan negara mencapai Rp2.055,6 triliun (65,2% dari target Rp3.153,6 triliun), sementara belanja negara mencapai Rp2.295,7 triliun (43,1% dari target Rp3.842,7 triliun). Keseimbangan primer mencatat surplus Rp154 triliun, melebihi target defisit Rp89,7 triliun. Suahasil menyatakan kinerja APBN tetap kuat dengan defisit yang terkendali. Dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, defisit turun dari Rp321,6 triliun (1,35% PDB) pada Agustus 2025. Wakil Menteri Keuangan Juda Agung memastikan komitmen pemerintah menjaga defisit di bawah 3% dari PDB untuk menjaga kredibilitas fiskal.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 18 September 2026 pukul 10.00
Kemenkeu Ungkap APBN Defisit Rp 240,1 Triliun per Agustus 2026
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 09.47
APBN Kucurkan Rp2.295 Triliun per Agustus 2026, Defisit Rp240 Triliun
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 20.40
DPR Minta Kaji Ulang Batas Defisit APBN 3%, Ini Kata Wamenkeu Juda
Detik.com · 18 September 2026 pukul 11.05
Setoran Pajak Rp 1.409 Triliun hingga Agustus, 59,8% dari Target
Berita terkait
Purbaya: Defisit APBN per Akhir Agustus 2026 Sebesar 0,9% PDB
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 11.10
Risiko Defisit APBN Jadi Tantangan Fiskal Menkeu Baru
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 20.16
Membaca Keberlanjutan Fiskal dari Sri Mulyani, Purbaya Hingga Suahasil
Detik.com · 15 September 2026 pukul 16.41
Ekonom Beberkan PR Besar Suahasil: dari Fiskal hingga Daya Beli Warga
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 18.03