Membaca Keberlanjutan Fiskal dari Sri Mulyani, Purbaya Hingga Suahasil
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto dua kali mengganti Menteri Keuangan: Sri Mulyani Indrawati (8 Sep 2025) dan Purbaya Yudhi Sadewa (14 Sep 2026), sebelum Suahasil Nazara dilantik pada 14 Sep 2026. Sri Mulyani (10 bulan 18 hari) menjaga fondasi fiskal, mengendalikan defisit 1,35% PDB, dan melanjutkan program MBG serta stimulus ekonomi dengan pertumbuhan 5%. Purbaya (12 bulan 6 hari) mengambil kebijakan agresif memindahkan SAL ke bank milik negara, mendorong kredit riil, dan mencatat pertumbuhan ekonomi mencapai 5,61% pada Q1 2026 (tertinggi 13 tahun). Defisit turun menjadi 0,91% PDB dengan pendapatan negara naik 21,3% YoY. Suahasil, berpengalaman sebagai Tim Ahli (2009), BKK (2016), dan Wakil Menteri (2019), dilantik untuk menyeimbangkan pertumbuhan dan kredibilitas fiskal menuju target 8% pada 2029.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 11.29
Menkeu Baru, Tantangan Fiskal, dan Pekerjaan Pertumbuhan Ekonomi
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 18.03
Ekonom Beberkan PR Besar Suahasil: dari Fiskal hingga Daya Beli Warga
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 15.56
Gantikan Purbaya, Suahasil Pastikan APBN Tetap Jalan Normal
Warta Ekonomi · 15 September 2026 pukul 15.35
Rupiah Ditutup Tertekan 25 Poin, Pasar Cermati Tantangan Fiskal Menkeu Baru Suahasil Nazara
Berita terkait
Membaca Keberlanjutan Fiskal dari Sri Mulyani, Purbaya, hingga Suahasil
Detik.com · 15 September 2026 pukul 18.03
Negara Tanggung Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Selama 2 Tahun
kumparan · 10 September 2026 pukul 16.43
Ekonom ingatkan setoran Danantara tak jadi “kantong cadangan” APBN
ANTARA News · 31 Agustus 2026 pukul 21.33
Tambal Defisit 2,4%, Kemenkeu Ungkap Strategi Tarik Utang di 2027
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 13.23