Jakarta · Jumat, 11 September 2026Cari
WargaKonoha

AS Bakal Sanksi Bank Besar Terkait Iran

Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyatakan pemerintah AS akan menjatuhkan sanksi kepada bank besar pada Senin, 15 September 2026, sebagai bagian dari strategi menekan Iran. Sanksi ini dilaksanakan setelah pemerintah Trump menargetkan kantor cabang Dubai bank terbesar kedua di Mesir, yang diduga menyalurkan dana sebesar US$1,8 miliar kepada Iran. Bank terbesar di Turki yang diduga mendanai Iran juga akan ditutup aksesnya.

Sejak konflik Timur Tengah dimulai pada Februari 2026, AS telah menerapkan berbagai sanksi ekonomi terhadih Iran. Pada Agustus 2026, Departemen Keuangan AS menjatuhkan sanksi terhadap Banque Misr cabang UEA atas dugaan menyalurkan dana sebesar US$1,8 miliar dalam dua tahun terakhir kepada jaringan perbankan bayangan Iran. Operasi ini termasuk dalam kampanye 'Operation Economic Outcast' yang menargetkan hampir 60 entitas, kapal, dan individu terkait Iran.

Sanksi sekunder juga diperluas ke sektor pelayaran, teknologi, dan perdagangan. AS juga menyanksi General Manager Bank Melli Iran di Dubai serta entitas Hong Kong Kameng Trading Ltd. sebagai perusahaan penyalur dana. Ekspor minyak mentah Iran, yang mayoritas dibeli China, menjadi sasaran utama sanksi AS, termasuk pembatasan akses ke lembaga keuangan AS.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait