Jakarta · Selasa, 6 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

AS Pasang Tarif 104% ke Panel Surya, RI Akhirnya Pilih Pakai Sendiri

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa panel surya asal Indonesia dikenakan tarif bea masuk 104% di Amerika Serikat (AS). Kenaikan tarif ini diberlakukan pemerintahan Trump untuk melindungi pasar AS dari gempuran panel surya Indonesia. Karena tidak bisa ekspor ke pasar AS, pemerintah Indonesia memilih menggunakan produk domestik saja. Kapasitas produksi panel surya Indonesia mencapai 11 gigawatt (GW), dengan ekspor ke AS naik lebih dari 100% dalam satu tahun sebelum dikenai tarif. Pengalihan fokus ke pasar dalam negeri dilengkapi pengembangan sistem penyimpanan energi (BESS) untuk memperkuat ekosistem baterai nikel nasional. Program listrik bersih 100 GWp diproyeksikan untuk menyerap semua produksi domestik.

Berita terkait