AS Ultimatum Sekutu dan China: Dukung Isolasi Ekonomi Iran atau Hadapi Konsekuensi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Amerika Serikat meminta negara-negara sekutunya dan China untuk mendukung rencana isolasi ekonomi terhadap Iran. Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyatakan bahwa langkah ini akan menjadi isolasi ekonomi terkoordinasi terbesar dalam sejarah, dan mengancam konsekuensi berat bagi negara yang tidak ikut. Bessent juga menekankan bahwa China akan mendapat keuntungan jika mendukung kebijakan ini, karena sebagian besar pasokan energi China berasal dari kawasan Teluk. Presiden AS Donald Trump sebelumnya memperingatkan bahwa negara yang memberikan bantuan kepada Iran akan menghadapi sanksi ekonomi yang ketat.
Beijing menolak keras kebijakan isolasi ekonomi yang digagas Washington. Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Lin Jian menyatakan bahwa sanksi dan tekanan tidak akan menyelesaikan konflik, dan mengusulkan solusi melalui diplomasi dan politik. China juga menyerukan agar semua pihak bertanggung jawab dan menyelesaikan isu secara damai.
Washington berharap isolasi ekonomi dapat membatasi kemampuan Iran dalam mendukung operasi melalui kelompok proksinya. Namun, perbedaan pendekatan antara AS dan China menunjukkan tantangan dalam membangun koalisi internasional yang luas terhadap Iran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 23 Agustus 2026 pukul 14.15
Iran Ancam Negara yang Ikut Sanksi AS: Akan Kami Anggap Musuh
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 20.27
AS Dianggap Kehilangan Kredibilitas, Sanksi Terberat pada Iran Tak akan Berhasil
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 19.31
China Tak akan Tunduk pada Tekanan AS untuk Berhenti Beli Minyak Iran
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 19.15
China Tolak Sanksi Sepihak AS ke Iran, Tekanan Ekonomi Bukan Solusi Perang
Berita terkait
China Menentang Sanksi Ilegal AS pada Maskapai Penerbangan Iran
SINDOnews · 22 September 2026 pukul 17.28
2 Panda 'Ping Ping-Fu Shuang' Dikirim China Tiba di Atlanta AS
Detik.com · 28 September 2026 pukul 04.03
Usai Lawatan Xi Jinping, China Kirim 2 Panda 'Ping Ping-Fu Shuang' ke AS
Detik.com · 27 September 2026 pukul 14.33
Hasil Pertemuan Trump dan Xi Jinping: Pangkas Tarif Barang Rp537 Triliun, Buka Dialog AI
SINDOnews · 27 September 2026 pukul 09.40