AS Dianggap Kehilangan Kredibilitas, Sanksi Terberat pada Iran Tak akan Berhasil
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Alex Alfirraz Scheers, analis politik independen, menilai sanksi terbaru Amerika Serikat (AS) terhadap Iran tidak akan efektif. Menurutnya, upaya AS memberikan tekanan ekonomi maksimal kepada Teheran merupakan pengulangan strategi yang pernah gagal dilakukan Trump dalam periode pertamanya. Scheers menyatakan bahwa sikap tidak dapat diprediksi pemerintahan AS dulu membuat negara-negara asing waspada, namun kredibilitas AS kini semakin berkurang di mata komunitas internasional.
Scheers menilai Trump kehilangan kredibilitas, sehingga sanksi sekunder AS terhadap Iran kemungkinan tidak akan berhasil. Ia menyoroti sejumlah kesalahan strategis AS dalam kampanye melawan Iran, termasuk ketidakmampuan memanfaatkan kekuatan militer dan menjalankan diplomasi yang efektif. Menurutnya, "kesalahan mendasar" AS adalah kegagalan dalam menggabungkan kekuatan militer dengan seni diplomasi negara yang efisien.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 11.02
Trump Ancam Negara Pendukung Iran, Teheran Sebut AS Telah Gagal
kumparan · 23 Agustus 2026 pukul 14.15
Iran Ancam Negara yang Ikut Sanksi AS: Akan Kami Anggap Musuh
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 20.34
Saat Iran Ingin Akhiri Perang Selagi di Posisi Kuat
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 18.24
Trump Sebut Iran Belum Siap Membuat Kesepakatan yang Tepat
Berita terkait
Trump Bikin Iran Makin Panas, Harga Minyak Tembus US$ 103 per Barel
Detik.com · 30 September 2026 pukul 11.39
Iran Ejek Operasi Ekonomi Terbaru Trump: Skenario Daur Ulang!
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 16.16
Iran Geram Trump Klaim Selat Hormuz Wilayah Baru AS: Delusional!
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 15.25
2 Opsi Trump untuk Iran: Membiarkan Ekonomi Terpuruk atau Menyerang
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 15.58