AS Dianggap Kehilangan Kredibilitas, Sanksi Terberat pada Iran Tak akan Berhasil
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Alex Alfirraz Scheers, analis politik independen, menilai sanksi terbaru Amerika Serikat (AS) terhadap Iran tidak akan efektif. Menurutnya, upaya AS memberikan tekanan ekonomi maksimal kepada Teheran merupakan pengulangan strategi yang pernah gagal dilakukan Trump dalam periode pertamanya. Scheers menyatakan bahwa sikap tidak dapat diprediksi pemerintahan AS dulu membuat negara-negara asing waspada, namun kredibilitas AS kini semakin berkurang di mata komunitas internasional.
Scheers menilai Trump kehilangan kredibilitas, sehingga sanksi sekunder AS terhadap Iran kemungkinan tidak akan berhasil. Ia menyoroti sejumlah kesalahan strategis AS dalam kampanye melawan Iran, termasuk ketidakmampuan memanfaatkan kekuatan militer dan menjalankan diplomasi yang efektif. Menurutnya, "kesalahan mendasar" AS adalah kegagalan dalam menggabungkan kekuatan militer dengan seni diplomasi negara yang efisien.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 11.02
Trump Ancam Negara Pendukung Iran, Teheran Sebut AS Telah Gagal
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 19.51
Presiden Iran: Kita di Posisi Kuat dan Bermartabat Akhiri Perang dengan AS
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 15.53
AS Ultimatum Sekutu dan China: Dukung Isolasi Ekonomi Iran atau Hadapi Konsekuensi
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 12.32
AS Desak China Soal Isolasi Ekonomi Iran: Dukung atau Lawan Kami?
Berita terkait
Iran Geram Trump Klaim Selat Hormuz Wilayah Baru AS: Delusional!
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 15.25
2 Opsi Trump untuk Iran: Membiarkan Ekonomi Terpuruk atau Menyerang
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 15.58
China Tak akan Tunduk pada Tekanan AS untuk Berhenti Beli Minyak Iran
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 19.31
AS Sesumbar Akan Runtuhkan Rezim Iran via Perang Ekonomi, Ajak Sekutu dan China Keroyokan
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 09.51