Jakarta · Jumat, 11 September 2026Cari
WargaKonoha

Asuransi Astra Bidik 80% Klaim Diproses AI, Fraud Jadi Sasaran Utama

PT Asuransi Astra Buana mengembangkan kecerdasan buatan (AI) untuk mendeteksi kecurangan dalam proses klaim asuransi kesehatan. AI yang dikembangkan mengenali pola klaim berulang berdasarkan data diagnosis, tindakan pengobatan, obat, dan tagihan. Direktur Teknis dan Operasi Asuransi Astra, Mulia K. B. Siregar, menjelaskan bahwa sistem ini mampu memverifikasi kesamaan jumlah klaim, tanggal pengajuan, dan pola sebelumnya tanpa perlu intervensi manusia. Penggunaan teknologi ini didukung oleh digitalisasi proses klaim melalui aplikasi Garda Medika, di mana dokumen dapat diunggah dan diproses secara otomatis.

Asuransi Astra menargetkan 70 hingga 80 persen proses klaim dapat diproses melalui straight-through process tanpa intervensi manusia. Klaim yang tidak memenuhi kriteria akan dikeluarkan dari proses otomatis untuk diperiksa lebih lanjut oleh petugas. Teknologi serupa telah diterapkan dalam proses pembelian asuransi kendaraan bermotor, yang berhasil memangkas proses dari 16 tahapan menjadi hanya dua langkah menggunakan OCR (Optical Character Recognition).

Pengembangan sistem deteksi fraud untuk klaim saat ini mas masih dalam tahap pengujian dengan akurasi mendekati 80 persen untuk sebagian klaim yang sedang diuji. Mulia menyatakan harapan pengembangan ini dapat memberikan kemajuan signifikan dan menjadi bahan peluncuran pada tahun depan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait