Asuransi BUMN Bakal Ramping, Aksi Merger Rampung Akhir Tahun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) akan merampungkan 15 asuransi BUMN menjadi tiga perusahaan pada akhir tahun 2026. Konsolidasi ini mencakup asuransi jiwa (life insurance), asuransi umum (general insurance), dan asuransi kredit (credit insurance), masing-masing dengan spesialisasi tersendiri. Kepala BUMN dan COO Danantara Dony Oskaria menyatakan bahwa proses merger juga akan melibatkan asuransi syariah. Program ini merupakan bagian dari upaya streamlining di seluruh perusahaan pelat merah. IFG (Indonesia Financial Group) Holding yang mengelola beberapa perusahaan asuransi, penjaminan, dan investasi, termasuk Jasa Raharja, Jamkrindo, Askrindo, Jasindo, dan IFG Life, akan terdampak langsung dari konsolidasi ini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 16.16
Danantara Masih Due Diligence, OJK Ungkap Perkembangan Merger Asuransi BUMN
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 19.34
Danantara Target BUMN Sisa 200 di Akhir 2026
JawaPos · 2 Oktober 2026 pukul 18.00
Tak Cuma Asuransi Konvensional, Danantara Bidik Merger BUMN Asuransi Syariah
CNN Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 17.40
Danantara Kaji Peluang Merger PGN dan Pertagas
Berita terkait
Update Merger BUMN Karya, Perusahaan Ini Lebih Dulu Digabung
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 17.30
Danantara Kejar Penyelesaian Merger PTPP-ADHI, Berikutnya Waskita-WIKA
JawaPos · 2 Oktober 2026 pukul 16.15
16 BUMN Asuransi Bakal Jadi Cuma 3 Perusahaan Akhir Tahun Ini
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 15.55
Kepala BP BUMN Targetkan Laporan Keuangan Danantara Kelar Bulan Ini
CNN Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 15.51