Aturan Baru Bagasi Garuda Indonesia dapat Kritik, Penumpang Dinilai Kesulitan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Asosiasi Pengguna Jasa Penerbangan Indonesia (APJAPI) mengkritik Garuda Indonesia terkait perubahan aturan bagasi kelas ekonomi domestik dari weight concept (berdasarkan berat) menjadi piece concept (berdasarkan jumlah koli). Kritik utama tertuju pada durasi sosialisasi yang dinilai terlalu singkat, yakni hanya dari 10 Juli hingga 1 September 2026, yang dianggap tidak memenuhi batas waktu minimal sesuai Permenhub Nomor PM 30 dan PM 35 Tahun 2021.
Selain masalah waktu, APJAPI menyoroti kurangnya transparansi mengenai biaya tambahan bagi penumpang yang membawa lebih dari satu koli meskipun total berat masih di bawah 20 kg. Keberatan ini telah disampaikan kepada Dirjen Perhubungan Udara pada 2 September 2026, namun hingga kini belum ada tindak lanjut dari pemerintah maupun pihak maskapai.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 16.13
APJAPI Minta Garuda Transparan soal Biaya Tambahan Bagasi
kumparan · 9 September 2026 pukul 12.45
APJAPI Soroti Aturan Baru Bagasi Garuda Indonesia: Regulasi Masih Konsep Bobot
Detik.com · 8 September 2026 pukul 19.49
Penerbangan Dibuka Lagi, Jateng Siap Sambut Kafilah MTQ Nasional
kumparan · 8 September 2026 pukul 09.32
Garuda Indonesia Group-Pelita Air Kembali Terbang dari Soetta Usai Penutupan
Berita terkait
Bandara Soekarno-Hatta Bakal Dibuka, Garuda Indonesia Bersiap Layani Penerbangan Mulai Besok
Liputan6.com · 7 September 2026 pukul 21.30
4 Penerbangan Garuda Dialihkan ke Kertajati Imbas Erupsi Anak Krakatau
Detik.com · 7 September 2026 pukul 14.21
Garuda Batalkan Penerbangan Jakarta, Bandung, dan Lampung Hari Ini
CNN Indonesia · 7 September 2026 pukul 14.09
2 Penerbangan dari Arab Saudi Dialihkan ke Kertajati
Detik.com · 6 September 2026 pukul 14.30