Awal Perdagangan, Rupiah Dibuka Melemah ke Level Rp17.871 per USD
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rupiah dibuka melemah ke level Rp17.871 per USD pada awal perdagangan Kamis (24/9/2026), turun 0,3% dari penutupan sebelumnya di Rp17.818. Gubernur BI Destry Damayanti menyatakan ketidakpastian global tinggi, dipicu konflik Timur Tengah yang memperketat harga minyak dan kebijakan moneter Amerika Serikat yang ketat. Fed Fund Rate dinaikkan menjadi 3,75%-4% pada September 2026 dengan ekspektasi kenaikan suku bunga tambahan, meningkatkan imbal hasil US Treasury dan mengurangi minat investasi di emerging market. Rupiah mengalami fluktuasi, menguat di Agustus-September pertengahan kemudian melemah kembali pada akhir September 2026. Per 22 September 2026, nilai tukar rupiah berada di Rp17.855 per USD, melemah 0,78% dari level akhir Agustus 2026. Bank Indonesia akan mengoptimalkan seluruh instrumen moneter untuk menjaga stabilitas nilai tukar dan memperkuat ketahanan eksternal Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 23 September 2026 pukul 07.00
Rupiah Berpotensi Melemah ke Rp 17.930 per Dolar AS, Tertekan Sentimen Suku Bunga The Fed
Detik.com · 24 September 2026 pukul 09.41
Dolar AS Menguat Tembus ke Rp 17.905
ANTARA News · 24 September 2026 pukul 09.26
Rupiah melemah dipengaruhi harga minyak yang kembali melonjak
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 09.25
Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.870 per Dolar AS Pagi Ini
Berita terkait
Rupiah Menguat ke Rp17.642 per Dolar AS Jumat Sore
CNN Indonesia · 4 September 2026 pukul 15.38
Rupiah Ditutup Melemah 0,54%, Dolar AS Kini Parkir di Rp17.825
CNBC Indonesia · 21 September 2026 pukul 15.06
Rupiah Melemah ke 17.783 per Dolar AS, Begini Prediksi Hari Ini
Liputan6.com · 21 September 2026 pukul 11.58
Rupiah Bergerak Melemah di Pembukaan Senin, Awas Bisa Berlanjut
JPNN.com · 21 September 2026 pukul 11.24