Rupiah Berpotensi Melemah ke Rp 17.930 per Dolar AS, Tertekan Sentimen Suku Bunga The Fed
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rupiah diperkirakan melemah ke level Rp 17.930 per dolar AS pada Rabu (23/9), setelah ditutup melemah 37 poin menjadi Rp 17.884 pada Selasa (23/9). Penurunan ini dipengaruhi oleh sentimen ekuitas internasional yang menantikan kenaikan suku bunga lanjutan oleh Federal Reserve (The Fed). Pelaku pasar memproyeksikan satu atau lebih kenaikan suku bunga hingga akhir tahun, mendukung nilai dolar AS. Di sisi lain, agenda ekonomi AS pada pekan tersebut relatif tidak aktif, dengan data penting seperti PMI S&P Global dan survei Sentimen Konsumen University of Michigan (UoM) untuk September yang menjadi fokus pasar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 21 September 2026 pukul 09.51
Rupiah melemah dipengaruhi kenaikan imbal hasil obligasi AS
ANTARA News · 21 September 2026 pukul 15.58
BI: Pelemahan rupiah dipengaruhi oleh kekhawatiran tensi geopolitik
Liputan6.com · 21 September 2026 pukul 11.58
Rupiah Melemah ke 17.783 per Dolar AS, Begini Prediksi Hari Ini
JPNN.com · 21 September 2026 pukul 11.24
Rupiah Bergerak Melemah di Pembukaan Senin, Awas Bisa Berlanjut
Berita terkait
Rupiah Melemah ke Rp17.694 per Dolar AS Sore Ini
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 16.20
Rupiah Menguat ke Rp17.792 per Dolar AS Pagi Ini
CNN Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 11.00
Rupiah Menguat ke Rp17.729 per Dolar AS Jumat Pagi
CNN Indonesia · 18 September 2026 pukul 09.40
Rupiah Berisiko Melemah Hari Ini, Tertekan Suku Bunga The Fed dan Ketegangan Moneter Global
JawaPos · 18 September 2026 pukul 07.45