Jakarta · Selasa, 8 September 2026Cari
WargaKonoha

B50 RI Bikin Jepang-Malaysia-Eropa Penasaran, Ada Potensi Hemat Rp 170 T

Indonesia menjadi negara pertama yang menguji program bahan bakar B50 (campuran 50% biodiesel dan 50% solar) sejak Juli 2026, menarik minat Malaysia, Jepang, dan Eropa untuk belajar. Program ini dianggap tonggak penting dalam mendorong kemandirian energi nasional. Menurut Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi, B50 dapat mengurangi impor solar sekaligus menurunkan emisi gas rumah kaca hingga 44,46 juta ton CO2 setara. Dengan asumsi produksi 18 juta kiloliter, nilai tambah CPO diproyeksikan mencapai Rp 20,92 triliun, sementara penghematan total diperkirakan mencapai Rp 170 triliun pada 2026. Program ini juga berpotensi menyerap sekitar 2,1 juta tenaga kerja dalam industri biodiesel. Produksi FAME (Fatty Acid Methyl Ester) ditargetkan mencapai 16-18 juta kiloliter hingga Desember 2026 untuk mendukung kebutuhan program ini.

Peristiwa ini diliput 3 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait