Prabowo Sebut B50 Hemat Devisa 9,5 Miliar Dolar AS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
Presiden Prabowo Subianto menyatakan penerapan mandatori biodiesel B50 telah menghemat devisa negara US$9,5 miliar (Rp170 triliun) dari penghentian impor solar mulai 1 Juli 2026. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan swasembana energi, khususnya untuk bahan bakar minyak solar. B50 merupakan campuran 50% biodiesel berbasis kelapa sawit dan 50% solar, yang menjadi peningkatan dari program B40 yang telah diterapkan sejak Januari 2025. Penghematan B40 pada 2025 mencapai Rp133,3 triliun, sementara B50 diperkirakan meningkat menjadi Rp170 triliun. Program ini juga meningkatkan nilai tambah komoditas kelapa sawit dari Rp20,92 triliun menjadi Rp23,49 triliun, menyerap 2,1 juta tenaga kerja, dan menurunkan emisi CO2 sebesar 44,46 juta ton. Indonesia menjadi negara pertama dunia yang menerapkan mandatori biodiesel B50 pada 9 Juli 2026 di Karawang, Jawa Barat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 14 Agustus 2026 pukul 14.31
Terapkan Mandatori B50, Prabowo Klaim Selamatkan Devisa Negara Hingga Rp 170 Triliun
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 20.32
Ekonom Nilai B50 Bisa Menghemat Cadangan Devisa & Mendorong Transformasi Ekonomi
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 18.34
Prabowo Pamer Keberhasilan B50, Pakar: Devisa Kita Tidak Terkuras Impor BBM Lagi
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 10.38
Prabowo: Swasembada Energi RI Mulai Kita Wujudkan
Berita terkait
Prabowo: RI Tak Impor Solar Sejak 1 Juli 2026, Hemat Devisa Rp 170 Triliun
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 10.29
Panggil Dirut Pertamina, Prabowo Minta Kurangi Layer Anak-Cucu Usaha
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 09.15
Kata Pengemudi Mobil Angkutan Usai Pakai B50
Detik.com · 2 Agustus 2026 pukul 07.25
Bahlil Garansi Dana B50 Aman meski Harga Minyak US$90 per Barel
CNN Indonesia · 28 Juli 2026 pukul 20.11