Jakarta · Rabu, 2 September 2026Cari
WargaKonoha

B50 Sudah Berjalan, Wamen ESDM Targetkan B60 Mulai Diimplementasikan Tahun Depan

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot Tanjeng, menyatakan bahwa pemerintah menargetkan implementasi campuran biodiesel B60 mulai tahun depan. Langkah ini merupakan lanjutan dari kebijakan B50 yang telah diterapkan pada tahun ini. Target ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang sebelumnya menyampaikan rencana peningkatan campuran biodiesel hingga B60 saat peluncuran B50 di acara EBTKE Connect di Jakarta pada Rabu, 2 September 2026.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto meminta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk mengkaji secara menyeluruh dampak peningkatan campuran bahan nabati dalam bahan bakar, mulai dari B60 hingga B100. Kepala BRIN, Arif Satria, menjelaskan bahwa kajian ini bertujuan untuk menilai dampak penerapan energi berbasis nabati terhadap teknologi, ekonomi, dan keberlanjutan energi nasional. Presiden Prabowo ingin memastikan setiap kebijakan energi didasarkan pada analisis yang matang, termasuk dampaknya terhadap industri, masyarakat, dan ketahanan energi nasional.

Saat ini, Indonesia masih menerapkan biodiesel B50 untuk campuran solar, sementara untuk sektor bensin, pemerintah hanya menggunakan campuran etanol sebesar 5 persen. Kajian BRIN diharapkan menjadi dasar bagi pemerintah dalam mengambil kebijikan lanjutan terkait penggunaan energi berbasis nabati.

Berita terkait