Bahlil Kenang Didemo 1,5 Bulan Gara-gara Larangan Ekspor Bijih Nikel
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia membagikan pengalaman saat menerapkan larangan ekspor bijih nikel pada 2019. Saat itu, ia baru empat hari menjabat sebagai Kepala BKPM dan mendapat perintah langsung dari Presiden Jokowi dan Luhut Binsar Pandjaitan untuk melarang ekspor nikel. Bahlil merasa bingung karena kewenangan seharusnya ada di Kementerian ESDM, namun ia mencari dasar hukum dan mengumpulkan pengusaha nikel untuk menghentikan ekspor tanpa surat keputusan menteri.
Keputusan ini memicu demonstrasi selama 1,5 bulan, di mana Bahlil diminta menghadapinya sendirian oleh Luhut. Selain itu, Bahlil berhasil menegosiasikan proyek ekosistem baterai kendaraan listrik senilai US$8,6 miliar dengan perwakilan dari China, Jepang, dan Korea Selatan tanpa menggunakan bahasa Inggris.
Pengalaman Bahlil menjadi cikal bakal berdirinya Kementerian Investasi dan Hilirisasi yang kini dipimpin Rosan Roeslani. Cerita ini tertuang dalam salah satu dari 10 buku yang baru diluncurkan Bahlil, diharapkan dapat menginspirasi anak muda.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 19.30
Luhut Cerita Dulu RI Ditertawakan soal Nikel, Kini Dunia Datang Investasi
Detik.com · 8 Agustus 2026 pukul 19.15
Industri Aplikasi dan Game RI Melonjak 18,22%, Investasi Digenjot
Liputan6.com · 8 Agustus 2026 pukul 11.06
Bahlil: Hak Cipta Saya Ada di Kementerian Investasi
CNBC Indonesia · 8 Agustus 2026 pukul 10.00
Video: DPR Bocorkan Jurus RI Genjot Ekspor Lewat Proyek Danantara
Berita terkait
Luhut Kenang Perjuangan Hilirisasi Nikel dengan Bahlil: Kami Dicibir
CNN Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 18.16
Tak Bisa Ekspor, Pengusaha: Investor Nikel Sudah Investasi US$44 M
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 16.34
Video: Agar Ekonomi Tumbuh Lebih Cepat, Pemerintah Harus Lakukan Ini
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 14.00
Bantah Isu Monopoli, Rosan Tegaskan DSI Bukan Eksportir Tunggal
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 20.50