Luhut Kenang Perjuangan Hilirisasi Nikel dengan Bahlil: Kami Dicibir
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Luhut Binsar Pandjaitan dan Bahlil Lahadalia mengenang masa-masa awal kebijakan larangan ekspor bijih nikel yang mereka kawal. Saat itu, pemerintah mendapat cibiran, tekanan internasional, dan gugatan dari WTO. Bahlil tetap bersikeras mempertahankan kebijakan tersebut meski banyak yang meragukan kemampuan Indonesia.
Kebijakan itu kini membuahkan hasil. Nilai ekspor produk nikel dan turunannya melonjak signifikan. Daerah seperti Morowali dan Halmahera Tengah yang sebelumnya nyaris tak tercatat kini mencetak pertumbuhan dua digit dan masuk rantai pasok industri global. Pihak-pihak yang dulu menertawakan kini justru antre untuk menanamkan modal di sektor nikel Indonesia.
Bahlil juga berbagi pengalaman saat menjadi Kepala BKPM dan dibimbing Luhut dalam negosiasi investasi. Ia pernah diminta Presiden Jokowi dan Luhut mengapa 32 perusahaan yang merelokasi pabrik dari China ke Vietnam tidak masuk Indonesia. Temuannya: harga tanah industri Vietnam Rp600 ribu, sedangkan Indonesia Rp2 juta. Hal ini mendorong pembangunan Kawasan Industri Terpadu Batang dengan harga tanah kompetitif Rp600 ribu. Bahlil menegaskan master plan tersebut dibuat oleh tim Kementerian Investasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 19.30
Luhut Cerita Dulu RI Ditertawakan soal Nikel, Kini Dunia Datang Investasi
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 16.45
Kuota Produksi Dipangkas, Kadin Sebut Ekspor Nikel Indonesia Hilang 5 Juta Ton
Detik.com · 8 Agustus 2026 pukul 19.15
Industri Aplikasi dan Game RI Melonjak 18,22%, Investasi Digenjot
CNBC Indonesia · 8 Agustus 2026 pukul 10.00
Video: DPR Bocorkan Jurus RI Genjot Ekspor Lewat Proyek Danantara
Berita terkait
Bantah Isu Monopoli, Rosan Tegaskan DSI Bukan Eksportir Tunggal
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 20.50
Bahlil Kenang Didemo 1,5 Bulan Gara-gara Larangan Ekspor Bijih Nikel
CNN Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 18.43
Tak Bisa Ekspor, Pengusaha: Investor Nikel Sudah Investasi US$44 M
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 16.34
Menperin Fokus Industrialisasi untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi 2027
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 14.28