Bahlil: Pabrik Baterai LG dan CATL Tinggal Tunggu Peresmian Presiden
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5557647/original/031551600_1776349399-IMG_2038.jpeg)
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan dua pabrik baterai kendaraan listrik (EV) dari konsorsium LG dan CATL di Indonesia sudah selesai dibangun dan hanya menunggu jadwal Presiden untuk peresmian. Pabrik-pabrik tersebut menjadi bagian dari upaya hilirisasi mineral nikel serta pembangunan ekosistem industri baterai terintegrasi dari hulu hingga hilir. Indonesia fokus mengembangkan baterai berbasis nikel (NMC) karena didukung cadangan nikel yang melimpah, sementara baterai LFP lebih cocok untuk kendaraan jarak pendek. Pemerintah berencana menyesuaikan regulasi dan insentif untuk mendukung penyerapan industri dalam negeri.
Bagikan
Berita terkait
Luhut: Dulu Ditertawakan karena Larangan Ekspor Nikel, Sekarang Banyak yang Mau Investasi
Liputan6.com · 7 Agustus 2026 pukul 22.15
Smelter Raksasa Bahan Baku Baterai EV Mulai Beroperasi di Sultra!
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 20.50
Pabrik Baterai EV Raksasa RI Siap Beroperasi, Ini Pemiliknya
CNBC Indonesia · 29 Juli 2026 pukul 10.20
Vale Punya 3 Megaproyek Smelter Rp155 Triliun, Ini Kabar Terbarunya
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 19.05