Bahlil Sebut Impor Minyak Rusai Tahap Dua Sudah Mulai Jalan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengonfirmasi bahwa realisasi impor minyak tahap kedua dari Rusia telah mulai berjalan. Kerja sama ini menggunakan skema government to government (G2G) yang dilanjutkan dengan skema government to business (G2B) guna menjaga ketahanan energi nasional di tengah ketidakpastian geopolitik global.
Indonesia berencana mengimpor total 150 juta barel minyak Rusia berdasarkan kesepakatan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Vladimir Putin. Menurut Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung, minyak impor tersebut tidak akan langsung diolah menjadi BBM, melainkan dialokasikan sebagai cadangan penyangga energi nasional.
Bagikan
Berita terkait
ESDM: B50 Pangkas Impor Solar 310 Ribu Bph, Bisa Gaet Devisa Rp170 T
CNN Indonesia · 8 September 2026 pukul 18.41
100 Lebih Blok Migas RI Ditawarkan ke Rusia, Bakal Disambar?
Detik.com · 4 September 2026 pukul 13.52
Bahlil Ungkap Arahan Prabowo soal Kerja Sama Energi dengan Rusia
Detik.com · 4 September 2026 pukul 09.39
BPK dan Kementerian ESDM Bahas Ketahanan Energi di Kaltara
VOI · 2 September 2026 pukul 23.10