Baja Ringan Kendal Tembus Australia, Ekspor Perdana Rp 132 Miliar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9366558/original/085954400_1791271035-WhatsApp_Image_2026-10-06_at_10.39.41.jpeg)
PT Auri Steel Metalindo, perusahaan PMDN pertama di KEK Kendal, berhasil melakukan ekspor perdana 60.000 batang baja ringan ke Melbourne, Australia dengan nilai Rp 132 miliar dan potensi 6.000 ton per tahun. Produk baja ringan yang diproduksi di Kendal, Jawa Tengah, menggunakan teknologi berasal dari Australia kembali ke negasang asalnya dalam bentuk produk jadi. Kementerian Perindustrian menilai keberhasilan ini menunjukkan industri logam nasional semakin mampu memenuhi standar pasar global. Direktur Industri Logam, Eko Agus Nugroho, menyatakan ekspor perdana ini harus menjadi awal hubungan perdagangan berkelanjutan. Auri Steel meningkatkan kapasitas produksi dari 5 ton per hari (2016) menjadi 120 ton per hari (2022), nilai investasi dari Rp 180 miliar menjadi Rp 1 triliun, dan tenaga kerja dari 7 orang menjadi 480 orang dengan target 1.500 pekerja pada 2028.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 5 Oktober 2026 pukul 19.30
Baja Kendal Tembus Australia, Kemenperin Khawatir Ekspor Tak Berlanjut
SINDOnews · 4 Oktober 2026 pukul 19.05
Auri Steel Tembus Pasar Australia, Produk Baja Asal Kendal Perkuat Daya Saing Industri Nasional
Berita terkait
Produk Baja asal Kendal Tembus Australia, Baja Ringan jadi Kiriman Pertama
JawaPos · 2 Oktober 2026 pukul 21.46
GIFA dan METEC Indonesia 2026 Dorong Hilirisasi Industri Logam dan Manufaktur
JawaPos · 19 Agustus 2026 pukul 21.16
Airlangga Beberkan Potensi Hilirisasi: Investasi Bisa Capai US$ 618,1 Miliar
Liputan6.com · 6 Oktober 2026 pukul 15.10
Dihantam Tarif 50% di AS hingga Eropa, Daya Saing Ekspor Baja RI Terancam
Warta Ekonomi · 6 Oktober 2026 pukul 14.48