Bandara Komodo Tetap Beroperasi Terbatas, Taxiway Retak Pascagempa NTT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bandara Komodo di Labuan Bajo tetap beroperasi terbatas setelah gempa magnitudo 7,7 mengguncang NTT pada Sabtu (15/8). Meskipun landas pacu dan apron dalam kondisi baik, ditemukan retakan pada area taxiway yang kini dibatasi penggunaannya. Selain itu, kerusakan terjadi pada Gedung Administrasi, stasiun pemadam kebakaran, dan area terminal sisi darat.
Kepala Kantor UPBU Kelas II Komodo, Cheppy Triono, memastikan tidak ada korban jiwa dan peralatan navigasi serta komunikasi tetap berfungsi normal. Gangguan listrik dari PLN sempat terjadi, namun operasional tetap berjalan menggunakan genset cadangan. Pihak bandara kini berkoordinasi dengan BMKG dan AirNav untuk memantau potensi gempa susulan. Secara keseluruhan, BNPB melaporkan terdapat lima bandara di NTT yang mengalami kerusakan pada gedung terminal akibat bencana ini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 18.54
WN China Jadi Korban, Beijing Pantau Penanganan Gempa NTT
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 18.40
Pemerintah Pusat Gelar Rapat Koordinasi Tanggap Darurat Gempa NTT
JawaPos · 15 Agustus 2026 pukul 17.31
Gempa NTT Rusak Fasilitas Bangunan dan Runway, Kemenhub Catat 5 Bandara Terdampak
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 15.30
Puan Minta Pemerintah Percepat Pendataan Korban Gempa NTT
Berita terkait
FOTO: Bandara Komodo Tetap Beroperasi Terbatas Usai Gempa NTT
CNN Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 12.37
Gempa Susulan Bikin Panik Peserta Upacara HUT RI di NTT
CNN Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 15.55
Bandara Komodo Tetap BeroperasiTerbatas, Taxiway Retak Pascagempa NTT
CNN Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 20.40
Kesaksian Turis Norwegia Selamat dari Dinding Hotel Roboh di Gempa NTT
CNN Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 18.20