Bank Dunia Catat 183 Juta Penduduk Indonesia Miskin, Pakai Parameter USD 8,30
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Dunia mencatat 183,6 juta penduduk Indonesia (64,2%) berada di bawah garis kemiskinan tahun 2026. Angka ini diukur menggunakan parameter USD 8,30 per kapita per hari (PPP 2021) dari Macro Poverty Outlook April 2026. Meski turun dari 65,2 persen pada 2025, masih mencerminkan tingginya kemiskinan. Jika menggunakan parameter USD 4,20 per hari, angka miskin menjadi 46,9 juta jiwa dengan tingkat kemiskinan 16,4 persen. Stimulus pemerintah disebut mendukung konsumsi rumah tangga berpendapatan rendah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 3 September 2026 pukul 09.18
64,2% Penduduk Indonesia Masih Miskin versi Bank Dunia, BPS Sebut Perbedaan Standar
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 18.30
Membaca Perbedaan Garis Kemiskinan Versi Bank Dunia dan BPS
CNN Indonesia · 4 September 2026 pukul 07.00
Mengapa Perhitungan Kemiskinan BPS dan Bank Dunia Berbeda?
Detik.com · 3 September 2026 pukul 12.45
Naik 24,5%, MR DIY Bukukan Pendapatan Rp 4,6 Triliun di Semester 1 2026
Berita terkait
BPS Buka Suara soal Beda Data Kemiskinan Indonesia versi Bank Dunia dan Nasional
JawaPos · 3 September 2026 pukul 08.00
64,2% Penduduk Indonesia Disebut Miskin, BPS Jelaskan Kenapa Angkanya Beda Jauh
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 06.42
Perbedaan Data Kemiskinan BPS dan Bank Dunia: BPS Tegaskan Beda Standar Pengukuran
VOI · 2 September 2026 pukul 22.00
Angka Garis Kemiskinan Berbeda dengan Versi Bank Dunia, BPS Buka Suara
Detik.com · 2 September 2026 pukul 20.30